Mengenal 2 Jenis Lalat yang Mematikan di Dunia

  • Lalat merupakan serangga yang sering dijumpai karena pertumbuhannya yang cepat dan sangat banyak. Oleh karena itu, perseberannya juga ada di berbagai tempat termasuk di dalam rumah yang sering ditinggalinya. Sering kali hama satu ini membuat kita resah karena menyebabkan berbagai penyakit karena virus yang dibawanya, sehingga harus diatasi dengan lem lalat. Akan tetapi, 2 jenis serangga mematikan ini patut kamu ketahui. Yuk intip ulasannya di bawah ini.

    lem lalat

    Dua Jenis Lalat yang Paling Berbahaya di Dunia

    1. Lalat Bot

    Menyandang label lalat paling mematikan dan mengerikan karena dapat menjadi spesies yang berbeda beda, bergantung tempat hidupnya. Memiliki siklus hidup yang sama, tetapi di akhir prosesnya menghasilkan belatung cukup besar yang membutuhkan inang untuk tempat hidup. Hama satu ini dapat hidup di daging inang yang bermacam macam, seperti perut kuda, hidung kambing, bahkan di dalam tubuh manusia. Oleh karena itu, hewan ini jadi parasit mengerikan.

    Lalat ini biasanya meletakkan telurnya di lalat biasa agar dapat meletakkan telurnya di tubuh manusia. Oleh karena itu, selalu waspada dengan lalat yang ada di rumah dan selalu sediakan lem lalat untuk membasmi lalat. Telur yang hinggap di tubuh manusia dapat menetas dan menghasilkan larva. Lalu larva ini akan masuk ke dalam kulit dan tumbuh di sana bahkan ia akan memilih daging tempatnya tumbuh, seperti otak, hidung, kepala, dan berbagai tempat lain.

    1. Lalat Tsetse

    Tahukah kamu bahwa lalat ini menjadi carier dari penyakit Trypanosomiasis yang menyerang manusia dan hewan ternak? Oleh karena itu, diklaim sebagai serangga yang mematikan dan berbahaya untuk individu lain. Ditemukan fakta bahwa lalat ini adalah hewan purba yang telah hidup sejak 30 juta tahun lalu. Akan tetapi, tanpa usaha yang keras pun lalat ini berkembang biak dengan baik dan cepat. Oleh karena itu, spesiesnya tetap banyak hingga saat ini.

    Penularan penyakit ini sangat mudah, yaitu menghisap darah yang terinfeksi Trypanosoniasis. Lalu jika hama ini menghisap darah individu lain, maka Tsetse telah menularkan virus yang ia bawa ke individu tersebut. Oleh karena itu, lem lalat menjadi sangat penting untuk dipakai agar tidak tertular penyakit dari hewan satu ini. Pasalnya, penyakit ini menyebabkan korban tertidur dan tidak dapat bangun lagi jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat.

    Baca Juga: Usir Hama Lalat Dengan Lem Cap Gajah

    Dua lalat mematikan yang memiliki ciri ciri tubuh cukup jauh berbeda, tetapi keduanya cukup meresahkan masyarakat. Kamu dapat tertular penyakit yang cukup langka, sehingga belum ada obat yang mampu menyembuhkannya. Yang paling penting selalu jaga kebersihan tempat tinggal dan imunitas tubuh agar tidak mudah diserang penyakit. Penyakit dari lalat Tsetse juga dapat ditularkan melalui transfusi darah, sehingga harus hati hati dan selalu cek kesehatan.